
Sejak Taliban merebut kekuasaan di Afganistan pada 2021, anak perempuan di atas usia 12 tahun di negara itu dilarang bersekolah. Taliban juga membatasi jenis pekerjaan yang boleh dilakukan perempuan. Kondisi ini memaksa banyak perempuan Afganistan bekerja sebagai penenun karpet, profesi yang menuntut jam kerja panjang. Sektor ini merupakan satu dari sedikit bidang pekerjaan yang menurut aturan Taliban, dapat dijalankan para perempuan. Salah satu perempuan penenun itu adalah Shakila. Suatu kali, sebuah karpet yang dibuat oleh Shakila dan dua saudara perempuannya dipamerkan di sebuah ajang di Kazakhstan pada 2024. Karya karpet sutra seluas 13 meter persegi itu lalu terjual seharga $18.000 (Rp302 juta). Para penenun dibayar sekitar 450 ribu per meter persegi. "Saya sangat ingin menyelesaikan sekolah saya. Tapi sekolah-sekolah masih ditutup. Itulah mengapa kami harus bekerja". https://ift.tt/UjHMDfC ============ Berlangganan channel ini di sini: https://bit.ly/2Mkg9hY Ini adalah channel resmi BBC Indonesia, di mana kami menyajikan berita internasional dan berita nasional yang akurat dan tidak berpihak. Video tentang berita terkini disajikan dalam berbagai format, mulai dari video dokumenter, video eksplainer, dan wawancara tokoh. Terima kasih telah mengunjungi kami. Ikuti juga akun media sosial kami lainnya: ▪️ Instagram: https://ift.tt/VhPJ5LA ▪️ Twitter: https://twitter.com/BBCIndonesia ▪️ Facebook: https://ift.tt/dYVPpky #bbcindonesia