
Di Kota Baubau, Pulau Buton, ada sebuah kampung yang dijuluki sebagai 'Kampung Korea' karena warganya meminjam aksara Hangeul untuk melestarikan bahasa asli mereka, bahasa Cia-Cia, yang terancam punah. Halte dan nama-nama jalan di Kampung Karya Baru ditulis dengan aksara Hangeul. Padahal, kalimat yang ditulis bukan bahasa Korea, tapi bahasa Cia-Cia. Inisiatif ini dilakukan karena bahasa Cia-Cia tidak punya sistem penulisan. Sementara, aksara Latin dianggap tidak cukup merepresentasikan bunyi-bunyian yang ada pada bahasa Cia-Cia. Berhasilkah cara ini untuk melestarikan Bahasa Cia-Cia? Baca artikelnya melalui tautan di bio dan simak video selengkapnya di Youtube BBC News Indonesia. #bbcindonesia #shorts