
"Ini bukan soal memaafkan dan tidak, tapi ini soal mendorong kebenaran," kata Suciwati, aktivis hak asasi manusia, istri Munir. Lebih dari dua puluh tahun lalu, Munir tewas diracun di udara. Dalam rangka memperingati 60 tahun kelahirannya, wartawan BBC News Indonesia Faisal Irfani menelusuri jejak perjuangan Munir di empat kota: Batu, Malang, Surabaya dan Jakarta. Di Surabaya, Munir mengampanyekan bahwa pembunuh Marsinah bukanlah sembilan orang sipil melaikan ada keterlibatan militer. Di Jakarta, bentuk perlawanan dari Munir kepada Orde Baru yakni dengan mengumpulkan korban-korban kekerasan negara. Korban yang dikumpulkan Munir merentang panjang, mulai dari kekerasan 1965, Kedung Ombo, Trisakti, Talang Sari, Tanjung Priok, kerusuhan 1998, Semanggi, sampai penculikan aktivis. Liputan khusus 60 tahun Munir yang mengulas kehidupan dan kematian Munir dapat dibaca di tautan di bawah ini: Dari pembunuhan Marsinah hingga pembantaian Tanjung Priok: Ketika advokasi Munir kerap berhadapan dengan militer: https://ift.tt/4LWQOYp Jalan panjang Suciwati mencari keadilan untuk Munir – 'Saya tidak ingin ada yang dibunuh seperti suami saya': https://ift.tt/GsEBDi6 Efek Rumah Kaca melanggengkan ingatan publik soal Munir dan perlawanan pada penindasan: https://ift.tt/7UEyXaD ============ Berlangganan channel ini di sini: https://bit.ly/2Mkg9hY Ini adalah channel resmi BBC Indonesia, di mana kami menyajikan berita internasional dan berita nasional yang akurat dan tidak berpihak. Video tentang berita terkini disajikan dalam berbagai format, mulai dari video dokumenter, video eksplainer, dan wawancara tokoh. Terima kasih telah mengunjungi kami. Ikuti juga akun media sosial kami lainnya: ▪️ Instagram: https://ift.tt/KIiHgmq ▪️ Twitter: https://twitter.com/BBCIndonesia ▪️ Facebook: https://ift.tt/HIcjC2L #bbcindonesia