
Satu pasien yang terinfeksi "super flu" meninggal di Bandung, Jawa Barat. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pasien itu meninggal bukan semata-mata karena 'super flu', tapi karena memiliki penyakit penyerta (komorbid). Virus yang dijuluki “super flu” adalah influenza tipe A subvarian H3N2 dengan subclade K. Ini adalah varian baru yang pertama kali terdeteksi di Amerika Serikat pada Agustus 2025. Di Indonesia, "super flu" juga sudah terdeteksi sejak Agustus. Seperti apa gejalanya dan apakah lebih berisiko dibanding flu biasa? Berikut penjelasannya. *Catatan: Kami mengunggah ulang video ini karena ada kesalahan foto salah satu narasumber dalam video sebelumnya. Kami mohon maaf. #shorts #bbcindonesia