Kekeringan yang parah menyebabkan kematian hewan liar serta ternak warga di Kenya. Baru-baru ini, sekitar 11 jerapah ditemukan mati kelaparan di Sabuli Wildlife Conservancy di Wajir, Kenya. Hewan-hewan itu, yang sudah lemah akibat kekurangan makanan dan air, mati setelah terjebak dalam lumpur saat mereka berusaha minum dari reservoir yang hampir kering. Bangkai-bangkai jerapah itu kemudian dipindahkan demi mencegah air terkontaminasi. Kenya mengalami kekeringan parah yang menyebabkan ratusan hewan liar mati dan warga melaporkan kehilangan hingga 70% dari hewan ternak mereka. Kekeringan di wilayah timur Afrika tersebut diperkirakan akan terus berlanjut hingga setidaknya pertengahan 2022 dan bisa membahayakan banyak nyawa. ============ Berlangganan channel ini di sini: https://bit.ly/2Mkg9hY Ini adalah channel resmi BBC Indonesia, di mana kami menyajikan berita internasional dan berita nasional yang akurat dan tidak berpihak. Video tentang berita terkini disajikan dalam berbagai format, mulai dari video dokumenter, video eksplainer, dan wawancara tokoh. Terima kasih telah mengunjungi kami. Ikuti juga akun media sosial kami lainnya: ▪️ Instagram: https://ift.tt/2nV3kkF ▪️ Twitter: https://twitter.com/BBCIndonesia ▪️ Facebook: https://ift.tt/2MWR7XX #bbcindonesia #perubahaniklim #kekeringan
Kekeringan di Kenya: Hewan liar dan ternak warga mati mengenaskan - BBC News Indonesia
rizkyaulya
Subscribe