
Pada tahun 2018 silam, pemerintah menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dan gizi buruk di Asmat, Papua. Ratusan anak menderita campak yang disertai gizi buruk, puluhan diantaranya meninggal dunia. Lima tahun kemudian, tepatya di akhir tahun 2023 lalu, tim BBC News Indonesia yang bekerja sama dengan The Gecko Project mengunjungi lagi beberapa lokasi di Asmat, untuk melihat kondisi terkini anak-anak di sana. Berdasarkan kesaksian dari sejumlah pihak dan tokoh di Asmat, gizi buruk hanya menjadi masalah kesehatan kecil di Asmat. Berbagai penyakit kerap mengintai anak-anak Asmat sejak dulu. Masalah kesehatan dan aspek sosial lain terasa begitu kompleks di Asmat. Hal itu begitu sulit diperbaiki, bahkan oleh pemerintah, yang justru sempat mengurangi anggaran demi keberlangsungan PON Papua di tahun 2021 lalu. Lalu, sampai kapan anak-anak di Asmat akan menghadapi permasalahan seperti ini? BBC News Indonesia merangkum berbagai permasalahan di Asmat dalam film dokumenter. Film diproduksi oleh: Dwiki Marta dan Heyder Affan Klik timestamp untuk langsung menuju pada topik-topik di bawah ini: 0:05:22 Sulitnya perjalanan menuju Kampung As dan Atat, Distrik Pulau Tiga, Asmat 0:07:20 Uskup Aloysius menceritakan kondisi 2017-2018 0:09:30 Kesaksian keluarga yang dua anaknya meninggal karena gizi buruk 0:13:00 Kesaksian kepala kampung tahun 2018 0:15:20 Kondisi gizi buruk saat ini di RS Agats 0:27:00 Program perbaikan gizi balita 0:29:10 Pihak luar tidak bisa menentukan kehidupan orang Asmat, kata Pastor Antonius 0:33:35 Pendidikan di Kampun As-Atat 0:41:04 Kondisi jalan kayu tanpa listrik 0:43:05 Satu-satunya pos pelayanan kesehatan di kampung ini 0:50:17 Apa kata Dinas Kesehatan Asmat 0:51:25 Ke mana dana otsus dari pemerintah provinsi? 0:52:43 Wawancara Wakil Ketua DPR Provinsi Papua di rumahnya ============ Berlangganan channel ini di sini: https://bit.ly/2Mkg9hY Ini adalah channel resmi BBC Indonesia, di mana kami menyajikan berita internasional dan berita nasional yang akurat dan tidak berpihak. Video tentang berita terkini disajikan dalam berbagai format, mulai dari video dokumenter, video eksplainer, dan wawancara tokoh. Terima kasih telah mengunjungi kami. Ikuti juga akun media sosial kami lainnya: ▪️ Instagram: https://ift.tt/bwMEIQs ▪️ Twitter: https://twitter.com/BBCIndonesia ▪️ Facebook: https://ift.tt/OoLvDXf #bbcindonesia