
"Tahun baru kali ini tidak ada artinya bagi kami... karena rumah sudah tidak ada," kata Pajrul Palah, penyintas bencana di Aceh Tengah. Pajrul (30) adalah warga Kampun Kayul Kul, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah. Rumahnya hancur ditelan banjir dan longsor. Rumahnya yang terletak di dekat perbukitan, tertimbun longsor. Ia dan istrinya berhasil menyelamatkan diri, tapi tidak menyelamatkan barang-barang penting. Hanya baju yang menempel di badan. "Bisa makan saja sudah bersyukur," kata Mesra Rajagukguk, penyintas di Aceh Tamiang. Mesra dan anak-anaknya berhasil menyelamatkan diri dengan menyewa perahu seharga Rp20 ribu per orang saat air sudah nyaris menyentuh kepala. Hampir semua harta Mesra ludes, termasuk pakaian dan dokumen-dokumen penting. Banjir juga menyebabkan rumah yang dia bangun 16 tahun lalu terangkat dari pondasi dan nyaris hanyut dibawa air. Baca selengkapnya: https://ift.tt/6lNDOIc ============ Berlangganan channel ini di sini: https://bit.ly/2Mkg9hY Ini adalah channel resmi BBC Indonesia, di mana kami menyajikan berita internasional dan berita nasional yang akurat dan tidak berpihak. Video tentang berita terkini disajikan dalam berbagai format, mulai dari video dokumenter, video eksplainer, dan wawancara tokoh. Terima kasih telah mengunjungi kami. Ikuti juga akun media sosial kami lainnya: ▪️ Instagram: https://ift.tt/xrm0Z8n ▪️ Twitter: https://twitter.com/BBCIndonesia ▪️ Facebook: https://ift.tt/4HaXZoT #bbcindonesia